banner 728x250

Dinkes Tulungagung Bersama BPOM Gelar Sidak Keamanan Pangan di Sentra Takjil SAVANA

banner 120x600
banner 468x60

TULUNGAGUNG, KitaToday.com – Guna menjamin keamanan konsumsi masyarakat selama bulan suci Ramadan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap produk pangan UMKM di kawasan GOR Tulungagung, Kamis (26/02/2026).dua pekan lalu,

Langkah preventif ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan, Dr. Desi Lusiana Wardhani, S.K.M., M.Kes., dengan menggandeng tim dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Fokus utama peninjauan adalah area SAVANA (Sentra Aneka Variasi Takjil Nusantara), yang menjadi pusat perputaran ekonomi kreatif dan kuliner musiman di Tulungagung.

Prioritas Keamanan Pangan Masyarakat

Dalam peninjauan tersebut, tim gabungan melakukan pemeriksaan intensif terhadap kandungan bahan tambahan pangan (BTP) pada berbagai jenis kudapan dan minuman takjil. Dr. Desi Lusiana Wardhani menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang krusial untuk memastikan produk yang dipasarkan bebas dari zat berbahaya seperti formalin, boraks, maupun pewarna tekstil.

“Kami hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Selain melakukan pengawasan fisik, kami juga memberikan edukasi langsung kepada para pelaku UMKM mengenai pentingnya higienitas sanitasi dan pemilihan bahan baku yang sehat,” ujar Dr. Desi di sela-sela peninjauan.

Komitmen Pengawasan Berkelanjutan
Sidak ini tidak hanya berhenti pada pemeriksaan di tempat, namun juga mencakup pengambilan sampel untuk uji laboratorium secara cepat oleh tim BPOM. Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam melindungi kesehatan publik di tengah meningkatnya konsumsi pangan masyarakat selama Ramadan.

Berdasarkan hasil uji cepat (rapid test kit) yang dilakukan langsung di mobil laboratorium keliling, mayoritas sampel yang diperiksa menunjukkan hasil negatif terhadap zat berbahaya seperti Rhodamin-B, Methanyl Yellow, Formalin, dan Boraks. Hal ini menunjukkan peningkatan kesadaran para pelaku UMKM di Tulungagung dalam menyajikan pangan yang layak konsumsi.

Meskipun hasil sementara menunjukkan tren positif, Dr. Desi Lusiana Wardhani, S.K.M., M.Kes. tetap memberikan instruksi tegas kepada para pedagang untuk selalu memperhatikan rantai pasok bahan baku mereka.

“Kami mengapresiasi para pedagang yang sudah jujur dalam berproduksi. Namun, pengawasan tidak boleh kendur. Jika ditemukan produk yang tidak memenuhi syarat, kami akan segera melakukan pembinaan dan penarikan produk demi keselamatan konsumen,” tegas Kepala Dinas Kesehatan.

Menutup rangkaian sidak tersebut, Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat agar menjadi konsumen yang cerdas dengan menerapkan prinsip Cek KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa) sebelum membeli takjil. Langkah sederhana ini merupakan benteng pertama dalam menjaga kesehatan keluarga selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. ( Red )

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *