banner 728x250

MENGAPA TIGA KALI GANTI NAMA?

banner 120x600
banner 468x60

KitaToday.com – Bupati Banyumas, Tumenggung Yudanegara I dihukum mati oleh Raja Mataram, Amangkurat IV.

Setelah itu, keturunannya diminta ada yang dikirim di Keraton Kartasura, sebagai tanda kesetiaan.

banner 325x300

Maka, setelah Tumenggung Yudanegara II diangkat menjadi Bupati Banyumas, anaknya yang bernama Raden Bagus Konting dikirim ke Keraton Kartasura.

Di istana Kartasura, oleh Raja Mataram Amangkurat IV, Raden Bagus Konting dijadikan teman main anak bungsunya, Raden Mas Sujono.

Setelah remaja, Raden Mas Sujono ganti nama menjadi Pangeran Mangkubumi. Kelak menjadi Raja Jogjakarta, Sultan HB I.

Selama berada di Keraton Kartasura, Raden Bagus Konting diberi jabatan sebagai Mantri Anom. Bekerja di bawah perintah Patih Danureja.

Oleh sang patih, namanya diganti menjadi Raden Mertawijaya.

Karena pekerjaannya bagus, maka diangkat menjadi Lurah Pranakan. Tidak lagi berada di bawah Patih Danureja lagi. Sekarang menjadi anak buah Raden Demang Urawan.

Waktu itu, Raden Demang Urawan menjabat Wedana Jeksa Kraton.

Oleh sang demang, Raden Mertawijaya diganti namanya menjadi Raden Bremara.

Melihat kerja Raden Bremara yang bagus, Raja Mataram, Amangkurat IV, turut merasa bangga.

Sang raja kemudian memberinya nama baru, Raden Gandakusuma.

Mengapa diberi nama Gandakusuma?

“Babad Yudanegaran” menjelaskan alasannya.

“Djalaran jen kakersakaken mahoe matja Serat Wiwaha Kawi noedjoe poepoeh sekar Gondakoesoema, soewaranipoen brengengeng haroem manis, lir koembang mangisep sari…”

Karena Raden Bremara suaranya sangat merdu.

Ketika sang raja memintanya menembangkan Serat Wiwaha Kawi, pada Pupuh Gandakusuma (Dandanggula), suaranya terdengar mengalun sangat merdu dan membius, membuat Raja Mataram terpesona.

Suaranya sangat manis seperti madu bunga yang membuat kumbang datang untuk mengisap sarinya.

Karena itulah, Raden Bremara kemudian bernama Raden Gandakusuma.

Kelak, Raden Gandakusuma yang diangkat oleh Pangeran Mangkubumi atau Sultan HB I menjadi Patih Kesultanan Jogjakarta pertama.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan