Kitatoday.com – Jalur Pacet-Cangar menjadi sorotan karena kerap menjadi tempat pembuangan mayat korban pembunuhan. Terakhir, potongan jasad korban mutilasi, Tiara Angelina Saraswati (25), ditemukan di jurang kawasan Dusun Pacet Selatan, Desa/Kecamatan Pacet.
Kepala Dusun Pacet Selatan mengatakan, Sumadi (51) menyatakan keprihatinannya terkait kasus penemuan mayat korban pembunuhan dan mutilasi di kawasan Pacet, Mojokerto. Menurut dia, citra Pacet yang selama ini dikenal sebagai destinasi wisata alam telah tercoreng akibat kasus kriminal.
“Prihatinlah. Jangan kotori kampung kami, kampung kami adalah kampung wisata, ada wisata nasi jagung. Kalau ada seperti ini sangat merugikan nama Pacet dan wisata kami,” katanya kepada wartawan, Jumat (12/9/2025).
Oleb karena itu, ia berharap Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mojokerto maupun Provinsi Jawa Timur memasang kamera pengawas (CCTV) di sepanjang Jalur Pacet-Cangar. Menurut Sumadi, keberadaan kamera CCTV dapat membantu proses penyelidikan kepolisian jika terjadi kasus kriminal serupa lagi di masa depan.
Selain itu, Sumadi juga melihat pemasangan CCTV sebagai langkah pencegahan tindakan kriminal di kawasan tersebut. Dengan adanya CCTV, diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan membantu mengantisipasi potensi tindak kejahatan.
“Kalau CCTV adanya hanya di bawah sana. Sangat bagus kalau di sini dipasang CCTV, karena kan sering terjadi pembuangan mayat. Agar tidak terjadi hal seperti ini lagi, harus ada petugas (polisi) patroli, terutama di malam hari,” ungkapnya.
Sumadi tidak bisa menentukan titik mana saja yang disarakan untuk dipasang kamera CCTV. Sebab, petugas lebih ahli dalam memetakannya.
Namun demikian, ia menyarankan kamera pemantau dipasang di sepanjang alur alternatif Mojokerto-Batu itu, mulai dari Jembatan Sungai Kromong hingga Cangar.
“Sekiranya untuk mengawasi dan mengamankan setiap kendaraan yang keluar masuk antara Jembatan Kromong dan Cangar. Saran saya seperti itu (pasang CCTV), bukan kepada pemerintah Kabupaten Mojokerto saja, tapi juga provinsi Jatim dan Batu karena masuk wilayah Tahura,” bebernya.
Sebagian wilayah Pacet hingga Cangar merupakan bagian dari kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo. Sedangkan kewenangan pengelolaan dan pengawasan jalan Pacet-Cangar ada pada Pemerintah Provinsi Jatim), khususnya melalui instansi teknis seperti Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim.















