banner 728x250

Padi Hasil Jerih Payah Raib Digondol Maling, LPK RI Turun Gunung Kawal Petani Sukodono Lapor ke Polsek Karangrejo

banner 120x600
banner 468x60

Tulungagung, KitaToday.com — Keamanan lahan pertanian di wilayah Karangrejo kini tengah menjadi sorotan. Kasus pencurian hasil bumi yang meresahkan petani kembali terjadi, kali ini menimpa Islamiyah, seorang warga Desa Sukodono, Kecamatan Karangrejo. Padi yang dirawatnya dengan susah payah di sawah raib digasak pencuri.

banner 325x300

Tak tinggal diam melihat ketidakadilan yang menimpa masyarakat kecil, Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia (LPK RI) langsung mengambil sikap tegas. Pada Senin (30/3/2026) pagi, tepat pukul 10.00 WIB, LPK RI mendampingi Islamiyah mendatangi Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Karangrejo guna melaporkan tindak pidana pencurian tersebut.

Dalam pelaporan ini, Islamiyah dikawal langsung oleh Penasehat LPK RI, Gus Edi Al Ghoibi. Kehadiran tokoh LPK RI ini menjadi bukti keseriusan lembaga dalam mengadvokasi dan melindungi hak-hak masyarakat, khususnya para petani yang kerap menjadi korban kejahatan di tingkat akar rumput.

Setibanya di Polsek Karangrejo, rombongan langsung diarahkan ke Unit Reserse Kriminal (Reskrim). Laporan dugaan tindak pidana pencurian padi tersebut diterima secara resmi oleh anggota Satreskrim Polsek Karangrejo, Aiptu Tatang Irwanda,

Nomor Aduan : LPM/12/III/2026/PAMAPTA/POLSEK KARANGREJO/POLRES TULUNGAGUNG/POLDA JATIM

“Pencurian hasil panen adalah bentuk kejahatan yang langsung memukul urat nadi perekonomian petani. Kami dari LPK RI akan mengawal ketat kasus ini. Harapan kami, pihak kepolisian bisa bergerak cepat, tajam, dan profesional untuk segera mengungkap dan menangkap pelaku agar ada efek jera,” tegas perwakilan LPK RI di lokasi.

Dengan diterimanya laporan tersebut, bola panas kini berada di tangan Satreskrim Polsek Karangrejo. Masyarakat Desa Sukodono, khususnya para petani, kini menanti langkah nyata dan ketegasan aparat kepolisian dalam melakukan penyelidikan, olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), hingga membongkar tuntas praktik pencurian hasil bumi yang sangat merugikan ini.

Diharapkan, sinergi antara masyarakat, LPK RI, dan aparat penegak hukum dapat mengembalikan rasa aman bagi para petani di Karangrejo, sehingga mereka tak lagi was-was saat meninggalkan sawah mereka. ( Red )

banner 325x300

Tinggalkan Balasan