banner 728x250

Kawal Ketersediaan Pangan Poktan Wirotani Lakukan Gerdal Hama Tikus

banner 120x600
banner 468x60

Ngawi KitaToday. Com– Tikus masih menjadi hama yang menyerang lahan pertanian di wilayah Mojomanis kecamatan kwadungan hingga musim tanam saat ini, hama tikus menyerang tanaman padi milik petani Desa Mojomanis dusun kajang wetan kecamatan kwadungan secara tidak terkontrol. Banyak tanaman padi Rusak akibat hama tikus, menanggapi adanya kejadian tersebut Dinas Pertanian Kabupaten Ngawi bersama Gabungan Kelompok Tani dan warga setempat bersama-sama malaksanakan kegiatan Gerdal Hama Tikus beramunisi belerang yang di pusatkan di wilayah pertanian Mojomanis tepatnya di utara overpass plumpung sogo balerejo sebagai aksi menanggulangi masalah Hama tikus Selasa (05/8/2025).

banner 325x300

 

Acara Gardal Hama Tikus di hadiri oleh kades mojomanis , anggota kelompok Tani Wiryo , Dinas pertanian yang di wakili kabid ketahanan pangan “Hasan” , babinsa,babinkamtibnas,dan turut serta Abriani dari kementan perlindungan tanaman,Toha dari provinsi, bersama kelompok tani tersebut telah memulai langkah-langkah konkrit untuk mengatasi ancaman tikus yang dapat merusak hasil pertanian.

Metode yang digunakan dalam Gerdal Hama tikus ini cukup inovatif. Mereka mengandalkan alat pembasmi tikus yang terbuat dari bahan dasar belerang dan petasan asap. Kombinasi antara belerang dan petasan asap telah terbukti efektif dalam mengusir tikus dari lahan pertanian dikarenakan langsung menyasar rongga-rongga yang di jadikan tempat tinggal tikus, selain menggunakan metode kombinasi ini petani yang di dampingi oleh Balai Penyuluhan Pertanian (BPP)langsung antusias melaksanakan gardal tikus.

Langkah-langkah ini merupakan bagian dari upaya yang dilakukan oleh pemerintah Desa, BPP dan juga Masyarakat setempat untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan memastikan keamanan pangan di wilayah tersebut. Dengan melibatkan masyarakat lokal dalam upaya pengendalian hama tikus, diharapkan dapat tercipta sinergi dan kolaborasi antara petani, kelompok tani, dan pemerintah dalam menjaga keseimbangan ekosistem pertanian.

Acara gardal tikus di lakukan di dua kecamatan yaitu di kecamatan pangkur dan kwadungan, di pangkur bersama Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) serta kelompok tani dan masyarakat setempat mengunakan metode cara pengembungan air di galengan yg di pusatkan di markas tikus

Adanya Penggunaan teknologi sederhana seperti pengembungan air dan alat pembasmi berbahan dasar belerang dan pengasapan menunjukkan bahwa solusi untuk masalah pertanian utamanya hama tikus tidak selalu harus menggunakan racun tikus, namun tidak dapat di pungkiri bahwa penggunaan racun tikus lebih praktis.

Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dan dalam mengatasi masalah hama tikus, sekaligus menjadi pendorong peran serta aktif masyarakat dalam upaya pencegahan dan pengendalian hama tikus.

Dengan adanya kegiatan Gerdal Hama Tikus ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran untuk menjaga lahan pertanian sekaligus sebagai kolaborasi dalam menekan perkembangbiakan tikus sehingga hama tikus dapat terkendali.
( yanti )

banner 325x300

Tinggalkan Balasan